loading...
tengah
![]() |
| Luar Biasa!!....Demi Mengajar, Guru Cantik Ini Harus Melewati Jalan Berlumpur Hingga Kotor-kotoran |
Salah satu yang menjadi sorotan dalam pembangunan di Indonesia adalah infrastruktur yang belum memadai di beberapa daerah. Sudah bukan rahasia jika banyak daerah pelosok di Tanah Air infrastrukturnya tidak memadai. Salah satu yang paling mencolok adalah akses transportasi.
Akses transportasi di beberapa deaerah di Indonesia nyatanya belum semaju di kota-kota. Padahal akses trasnportasi tersebut menjadi aset penting untuk warga masyarakat di daerah. Seperti yang dialami oleh seorang pengguna Facebook bernama Hevny Yanita Sarifudin ini.
Lewat akun Facebooknya, Jumat (28/10), ia bercerita bagaimana perjuangannya mengabdi sebagai guru. Setiap hari dia harus menempuh jalanan berlumpur terutama jika hujan. Wanita yang kerap mengenakan hijab ini juga mengatakan dia ikhlas meskipun harus berkotor-kotor ria setiap pagi.
“Mak manolah menurut kamu Jalan Dusun Daerah kami ni. Tolong lh pemerintah perhatikan kami yg tinggal di daerah pelosok ni. Setidak ny perbaiki jalan mekakau ni. Kasiani kami yg tggl daerah sini. Pagi2 lh rapi lh harum siap berangkat nk ngajar ke Skolah dan setiap hari harus melewati jalan yg Rusak parah kadang sakiit galo badan. Tapi ini demi mendidik anak bangsa kmi ikhlas walau setiap hri tebalik terus..hahhahahaa,” tulis Hevny Ynaita Sarifudin dalam statusnya.
Ia bahkan juga mengunggah foto-foto saat mengendarai motor matiknya melintasi jalan dusun yang berlumpur.
Dalam foto tersebut memang tampak akses yang ia lalui memang tidak memadai. Status dan fotonya ini lantas mengundang reaksi netizen. Beberapa netizen ada yang memberinya semangat dan juga menyayangkan akses jalan yang kurang mendapat perhatian pemerintah setempat.
Apri: “Apri Yanto Daerah Mana Ibu Guru ku Yang Cantik Sangat kasian banget tetapi Engak Apa karena Pengabdian untuk Anak Bangsa Sangat Besar Jasanya maupun Negara kita Sudah Merdeka Masih Saja ada yang tertinggalkan kata Pembangunan.”
Kemanak: “Sukses dan jaye sllu buat ibuk,smga ALLAH megabulkn permintaan Ibuk dan MASYARAKAT didusun ini,amin.”
Melisadaniati: “Sunggu besar nya jasa ibu guru in ya allah smga mta pemerintah kita melihat.”
Cenyum: “Senasib sepenanggungan… Semangat bu guru.”
Rani: “Astaghfirullahaladzim. Kasian nian. Barokallahufiikum. Semoga barokah segala langkah Bu guru dalam kebaikan. Aamiin Yaa Robbal ‘Alaamiin.”
Status dan juga fotonya ini bahkan sudah dibagikan hingga lebih dari 700 kali lebih saat berita ini diunggah.
Dalam sebuah jawaban dari komentar netizen, Hevny mengatakan jika lokasi yang ada dalam fotonya adalah di Desa Galang Tinggi menuju Desa Srimenanti Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten Oku Selatan, Sumatera Selatan.
Pengorbanan yang luar biasa!!!....ada banyak kisah serupa ditemui di berbagai tempat di seluruh penjuru nusantara ini. Ada banyak guru-guru hebat, ikhlas dan memberikan pengorbanan yang luar biasa. Itulah makanya Guru disebut dengan istilah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.
Istilah “Guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa” ini, tidaklah menjadi hal yang asing di telinga kita. Mengingat bagaimana para guru berjuang membebaskan rakyat Indonesia dari kebodohan di tengah segala keterbatasan media, fasilitas, dan penjajahan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pahlawan adalah: “Orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran”. Secara sederhana, pahlawan tanpa tanda jasa adalah orang yang berani dan rela berkorban dalam membela kebenaran tanpa mengharapkan keuntungan pribadi.
Lirik lagu Himne Guru menggambarkan guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Demikian liriknya: “Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru…terima kasihku tuk pengabdianmu. Engkau sebagai pelita dalam kegelapan. Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan. Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa”.
Semua kata dalam Himne Guru ini mengandung makna begitu dalam untuk menggambarkan guru sebagai pahlawan yang tidak mengenal tanda jasa. Memang menggeluti profesi sebagai guru tidaklah mudah. Guru mempunyai tanggung jawab besar dalam membentuk Sumber Daya Manusia (SDM).
Untuk itu, diperlukan pengorbanan yang begitu besar walau dengan jasa yang tidak begitu besar. Tidaklah menjadi hal yang berlebihan jika guru yang mengerjakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.
Nah, berikut 10 Fakta mengapa guru dikenal sebagai pahlawan tanpa tanda jasa:
1. Guru tidak hanya bekerja pukul 7 pagi hingga pukul 3 siang saja, tapi mereka pun bekerja di rumah apakah itu untuk mempersiapkan materi berikutnya, menyiapkan soal PR, remedial dan ulangan, atau memeriksa dan menilai tugas yang diserahkan oleh para siswa.
2. Guru menjadi guru bukan karena mereka tidak cukup pintar untuk bekerja di bidang lain yang lebih dipandang di masyarakat, tapi mereka menjadi guru karena mereka ingin membuat hidup para anak muda lebih baik lagi.
3. Guru sangat menyukai siswa yang datang ke sekolah setiap hari dengan sikap baik dan benar-benar ingin belajar.
4. Guru itu kreatif dan asli. Meskipun mereka mencontoh cara mengajar orang lain, tapi tetap saja tidak ada guru yang sama dalam mengajar.
5. Guru mengerti bahwa siswa sebagai individu dan siswa dalam kelas adalah berbeda, mereka terus belajar untuk mengerti kebutuhan masing-masing siswa.
6. Guru sejatinya ingin yang terbaik bagi para siswanya, mereka tidak ingin melihat kegagalan siswanya.
7. Guru seringkali menggunakan uangnya sendiri untuk hal-hal yang mereka butuhkan dalam proses belajar mengajar di kelas.
8. Guru ingin melihat siswa-siswanya yang telah lulus menjadi orang yang produktif dan warga negara yang sukses di kehidupan selanjutnya.
9. Guru bekerja pada siklus yang tidak pernah berhenti kecuali apabila mereka berhenti mengajar, mereka bekerja keras untuk setiap siswanya dari titik A ke titik B dan memulai lagi yang baru di tahun ajaran mendatang.
10. Guru sangat senang menerima dan menggunakan teknologi baru jika saja mereka benar-benar dilatih untuk dapat menggunakannya
Semoga bermanfaat,


0 Response to "Luar Biasa!!....Demi Mengajar, Guru Cantik Ini Harus Melewati Jalan Berlumpur Hingga Kotor-kotoran"
Posting Komentar